Catatan Supray




Coba Extension

0 comments

Lagi surfing cari bahan artikel Alternatif, ech nemu extension Firefox buat ngisi blog langsung dari browser. Nama extensionnya Performancing. Ini news, gue coba post pake Performancing.

Kalau sukses, gue nge-Blog pakai extension ini aja ach. Daripada buka situs Blogger dulu, kelamaan euy.


Slank-Kampus Depok

0 comments

Banyak orang bicara tentang kebebasan
Banyak orang bicara tentang keyakinan
Dan banyak orang bicara tentang keadilan
Banyak orang bicara tentang perubahan

Semua cuma dalam bisikan
Semuanya nggak berbuat apa-apa 2x

Banyak orang melihat manipulasi teman-temannya
Banyak orang melihat cara-cara kekerasan
Dan banyak orang melihat kesewenangan Kekuasaan
Banyak orang melihat segala kebobrokan


Semuanya hanya tutup mata saja
Semuanya nggak berbuat apa-apa 2x

-------------------------------------------------------------
"Lagu & lirik : Bimbim


Meletup diperjalanan pulang habis manggung di UI, nyelesaiinnya di kamar lain.

26 Juni'93 - 03.10 WIB"


Cinta yang tidak kita sadari

0 comments

Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat ...

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita...
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa
Yang dinamakan CINTA...

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah...
melepaskan bukan akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba..
Karena merekalah yang bisa menghargai
betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka..

CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kita menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu
dan kita masih menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'.

Apabila cinta tidak berhasil...
Bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi...
Ingatlah...
Bahwa kita mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
tapi..
ketika cinta itu mati..
kamu tidak perlu mati bersamanya...

Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang..
melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.

Entah bagaimana...
dalam perjalanan kehidupan,
kita belajar tentang diri sendiri..
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat.


Teman Sejati...
mengerti ketika kita berkata 'Aku lupa..'
Menunggu selamanya ketika kita berkata 'Tunggu sebentar'
Tetap tinggal ketika kita berkata 'Tinggalkan aku sendiri'
Membuka pintu meski kita belum mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'

Mencintai...
Bukanlah bagaimana kita melupakan..
melainkan bagaimana kita memaafkan..
Bukanlah bagaimana kita mendengarkan..
melainkan bagaimana kita mengerti.
Bukanlah apa yang kita lihat..
melainkan apa yang kita rasakan..
Bukanlah bagaimana kita melepaskan..
melainkan bagaimana kita bertahan.
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
Dibandingkan menangis Tersedu-sedu..
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi
menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..

Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang..
Tapi ketika Cinta itu tulus, meskipun kalah,
kita tetap menang hanya karena kita berbahagia...
dapat mencintai seseorang lebih dari kita mencintai diri sendiri..

Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang
bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Melainkan karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Apabila kita benar-benar mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kita benar-benar mencintai
Melainkan berjuanglah demi cintamu????
Itulah CINTA SEJATI.

Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan
Daripada berjalan bersama orang 'yang tersedia'

Kadang kala, orang yang kita cintai adalah
orang yang paling menyakiti hatimu & kadang kala,
teman yang menangis bersamamu

Itu semua adalah cinta yang tidak kita sadari"
Kejarlah cintamu itu
dan jangan pernah kita merasa putus asa
Kalau memang sudah menjadi suratan kita,
Dia tidak akan pernah lari ke mana ...
Tuhan telah memberikan kita hidup berpasang-pasangan.

Tulisan ini bukan tulisan gue, merupakan tulisan dari milis IA08-99 yang di posting oleh my friend Aj3nK.


Pelajaran Dari 7 Habits

0 comments

Mengenang saat-saat awal nyari kerjaan dulu, gue inget banget pelajaran manajemen SDM yang di ajarkan pada anak-anak CAP (Competence Aid Program) di Astragraphia.

Waktu itu manajer pengembangan SDM, yang bernama pak Hartoyo mengajarkan kami semua tentang 7 (Seven) Habits. Sebelum mendapat pelajaran ini, gue sempet berpikiran sinis, buat apa sich belajar tentang SDM segala, toch gue ditugasin sebagai technical support bukan sebagai HRD.

Tapi setelah dia memberi pelajaran tentang sebuah gambar yang ngak jelas, yang dapat memberi gambaran apakah gambar tersebut adalah seorang wanita muda atau seorang wanita tua, barulah gue tersadar. Ceritanya begini, waktu itu kami semua di suruh gantian tutup mata, dan saling bergantian menebak gambar apakah yang barusan kami lihat. Saat ditanya satu persatu, ada yang menjawab itu gambar wanita tua, tapi ada pula yang menjawab itu gambar wanita muda. Pertama beliau ngak ngejelasin ke kami, mana jawaban yang benar. Setelah beberapa saat, baru dia menjelaskan kalau jawaban kami ngak ada yang salah. Semuanya benar dari sudut pandang orang tersebut. Menurut dia, itu juga yang menggambarkan saat kita berhadapan dengan orang lain. Jangan kita egois karena menganggap diri kita itu paling benar, karena bisa saja lawan bicara kita melihat dari sudut pandang yang berbeda, yang mungkin ngak bisa juga disalahkan.

Setelah menerima beberapa kali pelaran 7 Habits, baru wawasan gue sedikit terbuka. Ternyata pelajaran tentang moral yang didapat dari sini sangat penting bagi seorang calon karyawan. Tidak peduli apakah dia itu akan bekerja sebagai technical support ataupun sebagai seorang manajer. Karena dari sini, gue bukan cuma diajarkan tentang cara pandang dari sudut yang lain, tapi juga tentang moral. Bagaimana kita menghargai orang lain, banyak berbuat baik kepada orang lain, dsb. Padahal itu semua sebenarnya sich sudah didapat dari pengajian semasa gue SD dulu. Tapi enggak ada salahnya diingetin lagi, toch itu semua juga bersifat positif buat gue. Sayangnya, sesuai kodrat gue sebagai manusia Indonesia kebanyakan, menjalankan teori-teori di 7 habits dalam kehidupan nyata, sama susahnya seperti puasa di hari lain selain bulan ramadhan. Kalau lagi pengen gue bisa jalankan dengan baik, kalau ngak ya maaf-maaf aja dech. Namanya juga manusia, :D.

Thanks to Mas Tatu Indrawan dan Pak Hartoyo.
You are the best lecture.


Good bye, my friend

0 comments

Rabu, 4 Januari 2006

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Ra'jiun.

Sebuah kalimat tersebut, terluncur begitu gue mendengar kabar dari Nyokap gue kalau sohib dan teman gue dari SMU yang bernama Anggoro Sigit (Sigit) meninggal dunia. Sebelumnya memang dia udah merasakan sakit semenjak bulan Ramadhan yang lalu. Hanya saja baru hari Selasa, 27 Desember 2005 keluarganya baru memasukkannya ke RS. St. Carolus. Gue juga udah jenguk dia di RS waktu hari Kamis, 29 Desember 2005. Ketika itu kondisinya udah parah banget, karena itu dia dirawat diruang ICU (ini pertama kalinya gue masuk ruang ICU (ngeri dan jangan sampai ada lagi dech, teman gue yang dirawat diruangan ini)). Mungkin memang itu udah kehendak Alloh S.W.T, sampai akhirnya Sigit menghembuskan nafas terakhirnya diruangan itu.

Waktu mendengar kabar itu, gue cuman bisa bengong dan bingung mau izin dari kantor saat itu juga atau pas istirahat siang. Akhirnya gue ambil keputusan buat pergi ngelayat pas jam makan siang aja. Apapun alasannya, gue mesti bisa ngeliat dan mengantarkan jenazahnya di saat terakhir gue bisa ketemu dia di dunia. Sambil menunggu jam makan siang, sms demi sms gue kirim ke rekan-rekan semasa SMU dan kuliah dulu yang mengenal sohib gue yang satu ini.

Sekitar jam 11-an, setelah dapat izin dari Fany (thanks Fan), langsung aja gue cabut ke rumah buat ganti sandal dulu. Setelah itu, berdua dengan si Taufik adik gue, langsung jalan ke rumah sohib gue itu. Sampai disana, belum ada teman-teman SMU gue yang datang. Baru gue sendiri aja teman SMU-nya yang datang (sedih banget kalau gue ngingat yang satu ini). Banyak dari mereka yang ngak bisa datang karena saat itu lagi jam kerja.

Setelah mengucapkan ucapan belangsukawa sama nyokap, abang dan bokinnya, gue langsung duduk dihadapan jenazahnya dan membuka kain penutup wajahnya (Sigit udah jadi anak yatim sejak balita). Melihat kondisinya jenazahnya yang sangat kurus (karena sakit paru-paru), tak terasa air mata gue mulai mengalir. Ngak lama kemudian, gue langsung baca doa dan baca surat Yasin barengan sama yang lainnya. Diantara yang membaca surat Yasin terdapat si Ratih (pacarnya Sigit yang selalu setia menemani hingga akhir hayatnya (Semoga Alloh S.W.T selalu memberikan kesabaran dan ketabahan hati untuk cewek yang satu ini, Amin)).

Selesai membaca Yasin, gue keluar ke depan duduk-duduk bersama dengan tetangganya. Saat itu, terbayang oleh gue ketika masa-masa SMU dulu yang selalu bareng setiap harinya berangkat ke sekolah bersama anak-anak 30 basis JP-04 (Salemba-Rawasari), meskipun rumahnya agak jauh dari rumah gue. Setelah lulus sekolah dari SMU-pun, gue tetap berteman dengan dia. Sayangnya kita berbeda Universitas, gue di Gunadarma Depok, dia di YAI Salemba. Selama masa kuliah, Sigit maupun gue sering main PS One sekedar buat main Winning Eleven. Nyokap dan bokap gue udah menganggap dia sebagai saudara sendiri.

Cuman sayangnya, kegemarannya terhadap segala hal yang berbau games, menjadi bumerang sendiri buatnya. Kalau gue setelah kuliah dan menjadi Asisten Lab, hampir ngak sempet lagi main games, hal ini berkebalikan dengan dia.

Setelah era Games Online Internet muncul, temen gue yang satu ini menjadi salah satu maniak games online berat. Dia sanggup begadang semalaman penuh di Warnet deket rumah gue sampai kelupaan makan. Buruknya lagi, teman gue ini seorang perokok berat. Sambil bermain games, tak terasa sebungkus rokok dapat dengan cepat terhisap habis menemaninya bermain. Karena faktor inilah, lambat laun kondisi kesehatannya menurun. Sampai akhirnya dia sakit dan akhirnya wafat di Rumah Sakit karena penyakit paru-paru yang menyerangnya.

Bada Asar, setelah dimandikan dan disholatkan, jenazah teman gue dibawa ke Taman Kusir untuk dimakamkan diatas makam bokapnya yang udah lebih 20 tahun lalu meninggal dunia (kata nyokapnya sich, biar Sigit bisa deket sama bokapnya, cause sejak kecil ngak pernah ketemu bokap). Dan ketika jenazahnya di masukkan ke liang kubur, gue ngak bisa menahan perasaan sedih ini.

Dalam hati gue cuman bisa berdoa, "Ya Alloh maafkanlah segala dosa-dosa teman gue ini. Lipat gandakanlah segala amal baik yang telah diperbuatnya semasa di dunia. Permudahlah jalannya untuk mencapai surga-Mu yang sangat indah. Dan jauhkanlah dirinya dari siksa kubur yang sangat berat. Amin"

Selamat Jalan, git. Insya Alloh gue akan selalu kirim doa, buat ketenangan loe di alam sana.


Salam Kenal

0 comments

Terimakasih telah mengunjungi Blog ini.
Blog ini berisikan catatan ringan dan cerita-cerita selama gue berada di lingkungan PT. Dian Digital Media.


About me

  • Sebut saja gue supray

  • Yahoo!M
  • Mau tau gue lebih lanjut, klik aja link di bawah ini :
  • Lihat Profil gue

Last posts

Archives

Links


Pelajaran Tentang Blog


Komentar Anda


Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Powered By

Powered by Blogger
Linux Online

Upgrade to Firefox 1.5!
Get Thunderbird!

Google


WWW
suprayBlog



Syndicate this site (XML)